Selama ini kontribusi islam di bidang iptek kurang mendapatkan penghargaan. Sebagian orang menganggap bahwa islam gelap dalam bidang keilmuan, karena yang mereka ketahui hanya bangsa barat yang memiliki keahlian paling mutakhir dalam bidang ilmu pengetahuan. Stereotip tersebut yang timbul karena memang sedikit sekali cendikiawan yang beragama Islam, terutama ahli dalam bidang ilmu fisika. Butuh waktu beberapa tahun untuk mematahkan pernyataan tersebut, karena nyatanya pada abad ke-20 baru terdengar cendikiawan beragama Islam, yang menerima penghargaan dan pengakuan tingkat dunia, beliau adalah Mohammad Abdus Salam. Ada tiga ahli yang diantaranya merupakan pendahulu dirinya seperti Albert Einstein, Niles Bore, dan Ernest Rutherford. Abdus Salam menjadi primadona dari antara para ahli fisika teoritis dari abad yang baru saja lalu, karena identitasnya sebagai seorang Muslim dari Pakistan yang berjuang agar negara-negara berkembang mau berinvestasi di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Hal ini juga bertujuan agar mereka dapat menunjang prospek ekonominya sendiri kelak. Namun banyak yang tidak percaya dengan keahlian yang dimiliki oleh Abdus Salam, karena latar belakang yang dimiliki olehnya yaitu seorang penganut aliran Ahmadiyah.
Negeri Impian
Selasa, 07 Januari 2020
Abdus Salam, Cendikiawan Muslim Yang Terlupakan
Selama ini kontribusi islam di bidang iptek kurang mendapatkan penghargaan. Sebagian orang menganggap bahwa islam gelap dalam bidang keilmuan, karena yang mereka ketahui hanya bangsa barat yang memiliki keahlian paling mutakhir dalam bidang ilmu pengetahuan. Stereotip tersebut yang timbul karena memang sedikit sekali cendikiawan yang beragama Islam, terutama ahli dalam bidang ilmu fisika. Butuh waktu beberapa tahun untuk mematahkan pernyataan tersebut, karena nyatanya pada abad ke-20 baru terdengar cendikiawan beragama Islam, yang menerima penghargaan dan pengakuan tingkat dunia, beliau adalah Mohammad Abdus Salam. Ada tiga ahli yang diantaranya merupakan pendahulu dirinya seperti Albert Einstein, Niles Bore, dan Ernest Rutherford. Abdus Salam menjadi primadona dari antara para ahli fisika teoritis dari abad yang baru saja lalu, karena identitasnya sebagai seorang Muslim dari Pakistan yang berjuang agar negara-negara berkembang mau berinvestasi di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Hal ini juga bertujuan agar mereka dapat menunjang prospek ekonominya sendiri kelak. Namun banyak yang tidak percaya dengan keahlian yang dimiliki oleh Abdus Salam, karena latar belakang yang dimiliki olehnya yaitu seorang penganut aliran Ahmadiyah.
Rabu, 22 November 2017
Sahabat tetaplah Sahabat
"Skrg udh lupa dia sama kita, dulu main sama kita, skrg dia sibuk terus"
"Udah punya temen baru, temen lama dilupain"
"Kacang lupa pada kulit nya"
Entah kalimat umpatan apalagi yg kita lontarkan kepada sahabat kita yang mungkin skrg sdg mengejar mimpinya, jadilah orang yang selalu positif berpikir dan mendukung kemajuan dari sahabat-sahabat kita
Percayalah, suatu saat dia pun rindu dengan masa2 bersama dengan kita, Canda tawa, Kegilaan bersama, Susah bareng kita, mungkin ini hanya bagian kecil dr cerita dia dan pada akhirnya kembali dengan membawa segudang rindu dan bertumpuk pengalaman, dengan menenteng mimpi yang sudah dicapai nya... Harusnya itulah Kebahagian kita ketika melihat Sahabat kita berhasil meraih mimpinya. Percayalah, memori tentang kebersamaan dengan kita takkan pernah menghilang, mungkin salah satu alasan kuat dan harus berhasil meraih mimpinya, agar Sahabatnya Bangga memiliki sahabat seperti nya. Dan dia ingin membantu sahabatnya itu untuk Maju.
Apa pun impian sahabat kita, jadilah orang pertama yang mendukung dan Mendo'akan nya. Sahabat Pergi, tentunya kan kembali
Minggu, 19 November 2017
Salahkah Merindu?
Salahkah merindu?
Ketika terbangun, wajahnya yang selalu nampak di hadapanku
Ketika Bekerja, bayang2nya selalu mengikutiku
Ketika terlelap, dirinya selalu menghampiri ku di dalam mimpi
Yaa Allah, Inikah yang namanya Rindu, kenapa yang ada selalu bayang-bayangnya , kenapa bukan Engkau, bukan juga Rasulullah.
Apa diri ini terlalu jauh dari Mu dan Rasulullah?
Sungguh perasaan ini selalu menyiksa, adakah rindu yang salah ?
Aku sadar , dahulu ketika engkau memanggil ku dengan panggilan kasih sayang (Adzan), aku bermalas-malasan, ketika dia yang memanggil ku, aku segera menemui nya...
Ketika Engkau Menyuruh ku untuk taat Pd orang tua, aku selalu melawannya, menghardiknya, namun ketika dia yang menyuruhku untuk mengantarnya menuju tempat yang dia inginkan , aku selalu taat dan mau saja mengantarkan nya.
Yaa Allah maafkan Aku yang selalu mengabaikan-Mu. Mungkin Karena ini, datang sebuah rindu yg salah, yang mungkin tersesat dari jalan yang benar. Tunjukkan aku jalan pulang, agar Rinduku tak tersesat dan tak terarah. -CBS
Rabu, 15 November 2017
Sabar dan Syukur
Ada yang diuji dengan sakit yang tak kunjung sembuh
Ada yang diuji dengan kemiskinan
Ada yang diuji dengan kegagalan
Dan masih banyak lainnya.
Kunci nya cuma dua, Sabar dan syukur.
Jika kita merasa sakit yang kita alami tak kunjung sembuh, bersabarlah Allah pasti beri kita kesembuhan... Dan bersyukurlah sakit kita tidak terlalu parah dan masih ada org yang lebih parah sakit nya dari kita
Jika kita diuji dengan Kesusahan, bersabarlah, suatu saat Allah kasih jalan keluar dan kemudahan Kepada kita... Dan bersyukurlah Karena masih ada orang yang jauh lebih susah hidupnya dari pada kita.
Jika kita diuji dengan kegagalan, bersabarlah, suatu saat Allah beri kita keberhasilan Kepada kita... Dan bersyukurlah jika kita gagal setelah berusaha, Karena msh banyak orang yang gagal sebelum berusaha, mereka menyerah terlebih dahulu, dan masih banyak orang yang gagal nya melebihi kegagalan kita...
Allah beri ujian ini bukan serta Merta Allah iseng, tp Allah pasti ada tujuan nya, salah satunya menjadikan kita untuk lebih mensyukuri nikmat dan bersabar untuk segala sesuatu yang mungkin tidak enak untuk kita...
Saya pun masih belajar dan berusaha, Krn kewajiban sesama muslim yaitu saling mengingatkan dijalan Allah...
Tetap Istiqomah dijalan Allah 😊
- CBS
Kamis, 22 Desember 2016
Antara "Om Telolet om" dan Cinta
Sedang mewabah nya Fenomena virus "Om Telolet om" dimana mana, banyak orang menunggu di pinggir jalan sambil memegang kertas bertuliskan "Om telolet om" . Mereka sangat bersabar menunggu para Bis yg lewat hanya karena ingin mendengar suara telolet dari bis tsb, menarik ya, sederhana namun sangat membahagiakan, ada yang berjam jam menunggu, cukup lama, namun begitu sabarnya mereka menunggu demi mendapat kebahagiaan sesaat yg tak terlupakan. Peristiwa seperti ini harus bisa juga terjadi sama seperti kisah cinta kita masing masing, disaat kita ingin mendapatkannya, terus lah berusaha, jgn pernah lelah, jika gagal , bangkit lagi, jadikan proses menunggu jodohmu menjadi sesuatu yg membuatmu antusias dalam mendapatkannya. ditambah dengan kerja keras dan memantaskan diri dihadapan Allah, dan terus Berdo'a. Namun ada sedikit berbeda disini, dikala "om telolet om" kita hanya menunggu, untuk urusan Cinta, kita yang menjemput, bagaimana menjemput nya? Menjemput dengan memantaskan diri lewat do'a dan usaha berharap Ridho dari Allah. Sekarang pilihan kita hanya dua, Menunggu atau Menjemput? Saran saya, Jemput lah. :)
Terima kasih untuk waktunya dalam membaca tulisan saya ini. Yang bagus bagus datangnya dari Allah, yang buruk atas kekhilafan saya. Ambil yang bermanfaat, buang yang mudharat. :) - Cakra Bayu Shadewa
Senin, 19 Desember 2016
Berbuat baik lah kepada yang memusuhi kita
"Jangan terlalu baik sama orang, nanti dimanfaatin" perkataan spt itu sering kali kita dengar, entah dr orang lain atau dr teman kita sendiri. Saya org yg tdk setuju dengan perkataan spt itu. berdasarkan Hadits Rasulullah saw. "Sebaik baik manusia adalah yg paling bermanfaat kepada orang lain" sekilas hadits nabi ini sangat bertentangan dengan perkataan pertama. Kita lbh percaya perkataan yg pertama atau perkataan Nabi. Sudah pasti Perkataan nabi, namun kenapa kita kadang lbh mendengar perkataan yg pertama. Pahamilah, kita berbuat baik semata2 krn mengharap ridho Allah SWT. Bukan krn manusia. Jika ketika kita berbuat baik kpd org lain, tetapi org tsb malah tdk menghargai kita, ibarat pepatah spt menolong anjing terjepit, dia malah menggigit kita. dan kita kesal atas perbuatan mereka, itu tandanya kita masih mengharap sesuatu kpd org bukan kepada Allah, contoh agar dipuji, agar diberi sesuatu, pencitraan lah, itu lah yg salah, yg membuat kita kecewa ketika org yg kita beri kebaikan tdk membalas dengan kebaikan pula. Jika kita mendapat Balasan tdk sama Spt kita berbuat baik kepada dia, Cukup katakan dalam hati "Allah yang menyuruhku berbuat baik, dan perbuatan ku kepadanya hanya krn aku ingin Allah Ridho dengan ku" dan segeralah Beristighfar.
Semoga tulisan yg singkat ini bisa bermanfat khususnya reminder buat diri saya dan sahabat sahabat juga. :)
Kamis, 01 September 2016
Statusmu, Bentuk kepribadianmu
Pagi itu gue bangun pagi dan ngecek Hp apa ada bbm dari pak Presiden jokowi atau WA dr Obama, boro2, baru ngecek timeline, udh banyak para Pemuda pemudi bangsa yg mengeluhkan kehidupannya di dunia lewat sosial media.
Miris ngeliat status2 pemuda skrg di social media, contoh: "Aku tdk bisa hidup tanpamu, jgn tinggalin aku" <~ pd hal si doi turun duluan dr angkot doang, tp dia nya msh di angkot. "Aku tau aku ga bisa ngebahagiain kamu, tp aku akan berjuang membahagiakan kamu. :)" <~ orang tua yg jelas2 buat bahagiain elu, ga elu perjuangin jg? Elu mau nanti wkt mati, bin nya nama pacar elu?... gue itu pengen bgt ngeliat status pemuda yg lbh semangat, memotivasi, bayangin kalo skrg jaman penjajahan, pasti status pemuda2nya kek gini. "Puas gue nimpukin kompeni di balik semak2" atau ini "mang enak lu nippon, tank nya gue kempesin bannya" sama ini "Kalo kita diam dan takut aja kerjaannya, kapan indonesia bisa merdeka?" Harusnya spt itulah yg terjadi, bukan galau, bukan mengeluh, bukan takut.
Karena Kita bisa menilai seseorang hanya dr status yg dia tulis, misalnya statusnya "Jual Handuk Bekas Beckham, cuma udh gue pakai sekali, minat PM!" <~ ini dia berambisi menjadi Pengusaha, "Invite temen aku, ganteng tampan, pernah pacaran cuma gagal, namanya john, nama panjangnya marjono" <~ seorang Promotor, tp bukan promotor tinju. Jadi hati kalo bikin status ya. Kalau lg galau, status nya yg terlihat lbh cool, misal "Bersyukur gue putus, uang gue utuh, bisa buat umrohin warga sekampung, sama nyantunin janda se RT"
Pemuda Pemudi, bangkitlah, semua orang butuh yg namanya perubahan ke arah yg jauh lbh baik, kita punya kemampuan yg hebat, teruslah berjuang demi meraih prestasi terbaik, kita layak, krn kita telah dilahirkan oleh Allah melalui proses yg lama, allah lahirkan kita didunia krn memang kita layak untuk Sukses. Jadi kita msh punya kesempatan untuk sukses. pasang niat, kencangkan sabuk Ikhtiar, kalian pantas untuk Sukses.
"Kemenangan Besar, butuh pengorbanan besar" .... "jika kita ingin mendapatkan Ikan yang Besar, Gunakanlah Umpan yg juga Besar. Jika kita ingin impian besar kita tercapai, bekerja keras dan bersungguh sungguhlah dalam meraihnya."
